| ::: Tentang :::
Kata SiNAU-ONLINE adalah singkatan dari "Studi Interaktif UNISSULA
ONLINE " yang artinya adalah "Belajar dengan menggunakan media
interaktif di UNISSULA secara ONLINE". Asal kata SiNAU berasal dari
bahasa jawa yang artinya "Belajar". sinau merupakan pilot project
berupa aplikasi berbasis web yang dikembangkan oleh Unit Pelaksana Teknis
Komputer dan Teledukasi bekerja sama dengan Bagian Sistem Informasi Universitas
Islam Sultan Agung ( UNISSULA ) Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
Konsep yang dikembangkan dalam SiNAU-ONLINE adalah pembelajaran elektronik
jarak jauh (distance learning) multiplatform, yang berarti proses pembelajarannya
menggunakan media elektronik berbasis internet dimana dosen dan mahasiswa
dapat sewaktu-waktu mengadakan proses belajar-mengajar tanpa dibatasi
ruang dan waktu, dalam berbagai media/multiplatform baik WebBased Learning
maupun Offline Learning ( menggunakan CD-Interaktif ). Secara garis besar
fasilitas yang ada didalam SiNAU adalah adaptasi dari aktifitas ruang
kelas konvensional seperti diskusi dan tanya jawab, buku pelajaran/literature,
evaluasi/test, statistik nilai dan keaktifan dan pengumuman. Hal ini adalah
untuk mengantisipasi keterbatasn jam tatap muka antara dosen dengan mahasiswa
di kelas konvensional serta tujuan keberhasilan penguasaan materi kuliah
oleh mahasiswa. Untuk saat ini fasilitas SiNAU hanya diperuntukkan khusus
bagi dosen dan mahasiswa Unissula tetapi diharapkan dalam perkembangannya
nanti dapat pula dinikmati oleh umum. Tentu saja pengembangan pilot project
ini ini berkaitan dengan Visi dan Misi Unissula dalam ikut mencerdaskan
kehidupan bangsa serta ikut memajukan perkembangan dan pemanfaatan teknologi
untuk pendidikan di tanah air.
SiNAU adalah program e-Learning yang dibuat khusus dan disesuaikan untuk
lingkungan universitas/pendidikan sehingga manfaat-nya mungkin hanya terbatas
pada ketiga pihak yaitu dosen, mahasiswa, dan instansi pendidikan, Manfaat
nyata SiNAU bagi dosen, mahasiswa dan instansi pengguna adalah :
1. Menambah jam tatap antara dosen/pengajar dengan mahasiswa karena adanya
keterbatasan jam pertemuan pada kelas konvensional.
2. Dari segi efektifitas maka materi pelajaran akan lebih dimengerti dan
dipahami oleh mahasiswa karena seringnya berdiskusi dengan dosen lewat
Web SiNAU.
3. Seluruh bahan ajar telah tersedia di SiNAU ( dengan adanya fasilitas
file upload & download ) sehingga dimungkinkan mahasiswa dan dosen
dapat saling berbagi-pakai (sharing) file bahan ajar yang berdampak pula
pada berkurangnya peran media kertas dan fotocopy.
4. Secara psikologis mahasiswa menjadi jauh dari tekanan baik dari pihak
universitas maupun dosen sebagai pengajar.
5. Dari segi kreativitas dan kemandirian mahasiswa dapat menentukan waktu
dan tempat belajarnya sendiri seperti halnya konsep Knowledge Management
6. Siswa lebih dirangsang untuk mengeksplorasi pengetahuan dan menjadi
bagian integral dari proses pemurnian pengetahuan itu sendiri.
7. Dengan cara belajar menggunakan komputer dan multimedia serta terhubung
internet diharapkan kegiatan belajar dapat lebih menyenangkan sehingga
mahasiswa tidak cepat mengalami kebosanan.
8. Manfaat bagi dosen Unissula adalah para dosen semakin terpacu untuk
menciptakan model-model bahan ajar berbasis multimedia.
Dalam merancang sistem e-Learning SiNAU yang diminati dan berguna ada
beberapa konsep metodologi yang dibawa, yaitu sederhana, personal, dan
cepat. Sistem yang sederhana akan memudahkan peserta dalam memanfaatkan
teknologi dan menu yang ada, dengan kemudahan pada panel yang disediakan,
akan mengurangi waktu pengenalan system e-learning itu sendiri, sehingga
waktu belajar peserta dapat diefisienkan untuk proses belajar itu sendiri
dan bukan pada belajar menggunakan system e-Learning-nya.
Dengan merancang sistem e-Learning SiNAU yang personal, pengajar dapat
berinteraksi dengan baik seperti layaknya seorang guru yang berkomunikasi
dengan muridnya di depan kelas. Dengan pendekatan dan interaksi yang lebih
personal, siswa diperhatikan kemajuannya, serta dibantu segala persoalan
yang dihadapinya dalam pelajaran.
Dengan system SiNAU yang cepat, maka respon terhadap keluhan dan kebutuhan
dalam penyampaian materi dapat lebih ditingkatkan. Dengan respon yang
cepat terhadap kondisi siswa yang sedang belajar, memudahkan pengajar
maupun pengelola untuk mengadakan perbaikan-perbaikan selama proses belajar
mengajar berjalan tanpa perlu menunggu proses tersebut berakhir terlebih
dahulu. Sebagai hasil cangkokan, e-learning juga mewarisi sifat dan system
yang dilakukan oleh induknya. Salah satu contoh yang paling nyata adalah
proses belajar mengajar, seorang pengajar akan memberikan materi kepada
para siswa yang ada di berbagai belahan dunia dengan dihubungkan oleh
internet. Metode ini kurang lebih sama dengan proses belajar-mengajar
yang ada di sekolah konvensional, tempat pengajar akan mengajar didepan
kelas dan menuliskan materinya di atas papan tulis. Adaptasi dan Inovasi
yang dilakukan adalah pengajar tetap berhubungan dengan siswa, namun tidak
lagi secara langsung melainkan menggunakan komputer yang saling terhubung
dengan internet. Sedangkan papan tulis dan perlengkapan belajar lainnya
digantikan dengan perlengkapan sejenis secara digital di layar komputer.
|