Karena kau terpaku pada bentuk kau tak menyadari makna, bila kau bijak ambillah mutiara dari cangkangnya" – Jalaluddin Rum
أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ( أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى) الْمُلْكُ لِلَّه وَالْحَمْدُ لِلَّهِ لَا شَرِيكَ لَهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ وإليه النشور(المصير). ( ثَلَاثًا) “Kami hayati pagi (sore)ini ya Allah, dimana pagi ini kerajaan (alam buana ini) di tangan-MU. Puji (tahmid) untuk Allah.Tidak ada sekutu bagi-Nya. Tidak ada Tuhan melainkan Dia. Kepada-Nya kami bakal dihimpunkan.”
Ya Tuhan kami, tumpahkanlah kesabaran dihati kami dan tetapkanlah (kuatkanlah) kami, dan tolonglah kami melawan kaum kafir. (QS. : 2; 250)
Ya Tuhan kami, beri ampunilah kami dan ibu bapakku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab(hari kiamat) QS. 14; 14
Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi orang-orang dzalim (Q.S : 10;85)
Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu bukti kebenaran dari Tuhanmu, (Muhammad dengan mu"jizatnya) dan telah kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang (Al-Qur"an).
Ya Tuhan kami jauhkanlah adzab jahanam dari kami, sesungguhnya adzab itu adalah kebinasaan yang kekal(QS: 25 : 25)
Sesungguhnya jahanam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman (QS: 25 : 66)
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. (QS: Al Baqarah Ayat 183)
Ya Allah anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang shaleh (QS : 37;100)
Hai manusia, sembahlah Tuhan-mu Yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertaqwa. (QS: Al Baqarah Ayat 21)
Dia telah menciptakan manusia dari mani, tiba-tiba ia menjadi pembantah yang nyata. (QS: An Nahl Ayat 4)
Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah , niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS: An Nahl Ayat 18)
Inilah ciptaan Allah , maka perlihatkanlah olehmu kepadaku apa yang telah diciptakan oleh sembahan-sembahan (mu) selain Allah . Sebenarnya orang-orang yang zalim itu berada di dalam kesesatan yang nyata (QS: Luqman Ayat 11)
(yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah ), dan yang memohon ampun di waktu sahur187. (QS: Ali Imran Ayat 17)
Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka) (QS: An Nisaa Ayat 10)